Suara.com - Beredar narasi di media sosial dengan klaim yang menyebutkan bahwa musisi asal Amerika Serikat, Ben Weasel, merupakan seorang mualaf yang pindah dari agama Budha ke agama Islam.
Akun Facebook dengan nama Mualaf Studio ini terlihat mengunggah pula informasi mengenai beberapa tokoh yang diketahui menjadi mualaf.
Nerikut narasi yang disampaikan:
“Ben Weasel (Pemusik) Mualaf | Dari Budha ke Islam”
Benarkah Ben Weasel merupakan mualaf yang berpindah agama dari Budha ke Islam?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran fakta Suara.com, tidak ditemukan informasi mengenai musisi bernama asli Benjamin Foster, yang menjadi mualaf.
Sementara itu, tokoh-tokoh lain pada akun Facebook ini informasi mengenai perjalanan mualafnya dapat ditemui pada berita-berita media online.
Demikian pula ketika ditelusuri dengan mesin pencarian google dengan kata kunci “Ben Weasel mualaf”, tidak ditemukan informasi yang merujuk pada klaim tersebut.
Baca Juga: Heboh Postingan Siswi Korban Video Mesum di Gorontalo, Ternyata Hoaks!
Informasi yang ada justru menyebutkan bahwa sekitar tahun 2013, penyanyi utama dan gitaris dari band punk rock Screeching Weasel ini, telah menjadi seorang Katolik, setelah sebelumnya memeluk agama Budha. Hal tersebut dapat dilihat dari ulasan Wikipedia yang berjudul “Daftar Orang yang Pindah ke Katolik”.
Pada ulasan tersebut, didapati keterangan yang menyebutkan bahwa Ben Weasel adalah salah satu tokoh yang telah berpindah dari Budha ke Katolik.
Keterangan tersebut diperkuat melalui tautan artikel salah satu media asal Milan, TEMPI, yang juga dilampirkan di dalamnya. Di dalam artikel berjudul “Ben Weasel: Te Deum Laudamus for Our Persistent Church”, disebutkan bahwa Ben menulis sebuah artikel untuk TEMPI yang berisi rasa syukurnya terhadap Gereja Tuhan.
Dalam kutipan oleh TEMPI, disebutkan pula bahwa Ben baru saja melepaskan diri dari skema hidupnya sebelumnya dengan berpindah menjadi seorang beragama Katolik.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyebutkan Ben Weasel telah berpindah agama dari Budha ke Islam, merupakan klaim yang keliru dan termasuk ke dalam kategori konten yang menyesatkan atau misleading content.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Korea Utara Larang Wisatawan dari Israel, Jepang, dan Amerika
-
Cek Fakta: Prabowo Resmi Maju Tanpa Gibran Imbas Akun Fufufafa
-
Cek Fakta: Indra Sjafri Dipecat dan Digantikan Dengan Park Hang Seo
-
Cek Fakta: KPK Sita Harta Jokowi
-
Heboh Postingan Siswi Korban Video Mesum di Gorontalo, Ternyata Hoaks!
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
Terkini
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus
-
Ke Mana Febrie Adriansyah Setelah Penggeledahan Besar-besaran? Kejagung: Jangan Tanya Saya!
-
Prabowo Akan Anugerahkan Bintang Jasa kepada Pejabat yang Berjasa Kembangkan B50
-
Mengenal Istilah 'Bangsa Kepiting', Analogi yang Dipakai Prabowo untuk Sifat Saling Menjatuhkan