Suara.com - Plt Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Mardiono meminta dukungan kepada kadernya untuk menyukseskan programnya sebagai Utusan Khusus Presiden Prabowo Subianto bidang pangan.
Program yang dimaksud, Mardiono ingin membangun kelompok tani di daerah-daerah.
Hal itu disampaikan Mardiono dalam pidatonya di acara Workshop Nasional Anggota DPRD PPP di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (11/12/2024).
"Insyaallah saya sedang membuat program-program kerja yang insyaallah semoga bapak presiden nanti menyetujui dalam bulan bulan depan ini maka akan saya launching ke daerah-daerah yaitu untuk membangun kelompok tani," kata Mardiono.
Ia sangat mengharapkan programnta tersebut dapat didukung oleh para kader-kadernya di daerah.
"Saya mohon dukungannya dari teman-teman semua khususnya di daerah sentra sentra produksi pangan," ujarnya.
Ia menjelaskan, jika diharapkan memang kader PPP yang menjadi anggota DPRD bisa berkolaborasi dengan dirinya. Terlebih ketahanan pangan memang menjadi fokus pemerintahan Prabowo Subianto.
"Saya ingin menyampaikan pesan kepada bapak ibu sekalian, saya berharap rekan-rekan bisa berkolaborasi, bersama dengan apa yang telah diberikan amanah oleh bapak presiden Prabowo Subianto kepada sata sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan," katanya.
"Ketahanan pangan ini adalah menjadi program utama bagi pemerintah kabinet merah putih," imbuhnya.
Baca Juga: Sekjen Gerindra Bicara Pengunduran Diri Miftah Maulana Sebagai Utusan Presiden, Ditolak Prabowo?
Berita Terkait
-
Sekjen Gerindra Bicara Pengunduran Diri Miftah Maulana Sebagai Utusan Presiden, Ditolak Prabowo?
-
Bakal Gelar Mukernas Usai Keok di Pemilu 2024, Kepemimpinan Mardiono akan Dievaluasi?
-
Bakal Gelar Mukernas ke-2, PPP Ingin Bertransformasi Usai Babak Belur di Pemilu 2024: Kita Tak Ingin Jadi Tanah Wakaf
-
Miftah Mundur dari Utusan Presiden, Refly Harun: Sudah Pantas Disingkirkan
-
Bak Bumi Langit, Tarif Ceramah Gus Miftah Lampaui Gaji Jadi Utusan Khusus Presiden?
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri
-
Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat
-
Pengamat: Dasco Kini Jadi 'Buffer Power' Presiden, seperti Taufiq Kiemas dan Yenny Wahid Dulu
-
KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex usai Audit Kerugian Negara Rampung
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital
-
Banjir Ganggu Transjakarta Pagi Ini, 3 Rute Dialihkan dan Sejumlah Halte Tak Terlayani
-
Menag Nasaruddin Umar: NU Pesantren Besar, Kuat karena Akhlak dan Moderasi