"Itu kulkas masih ada, di (rumah Ahmad) Sahroni aja bathup di bawa," komentar akun @yedarch***.
Selain itu, tulisan "rumah ini sudah dijarah" di depan rumah Nafa Urbach dicurigai tidak dilakukan dengan serampangan.
"Jelas itu kalo settingan, masa iya orang-orang jarah sempet nulis begitu. Dan tulisannya rapi bet," komentar akun @zidni***.
"Ini mainannya dia, rumah Sahroni yang real aja porak-poranda, terlalu mulus. Kulkas utuh, kursi utuh," sindir akun @iyanlavign***.
Beredar kabar pula bahwa rumah tersebut bukan milik Nafa Urbach, melainkan menyewa.
Petugas keamanan perumahan Kebayoran Essence akhirnya memberikan klarifikasi.
Bukan Nafa Urbach, yang menyewa rumah yang dijarah adalah Zack Lee sang mantan suami.
"Sebenarnya rumah ini bukan rumah Ibu Nafa, tapi mantan suaminya. Yang saya tahu ya," ujar petugas keamanan perumahan bernama Syamsul tersebut.
Lebih lanjut, Syamsul mengungkap penjarah bukan warga sekitar dan hampir semuanya mengenakan masker.
Baca Juga: Rumah Ludes Dijarah Massa, Harta Nafa Urbach Tembus Rp20 Miliar Tanpa Utang
Massa yang dengan jelas menyatakan ingin ke rumah Nafa Urbach tiba-tiba datang bergerombol sehingga petugas keamanan tak kuasa membendung kedatangan mereka.
Setelah rumah yang dikira milik Nafa Urbach ditemukan, sekitar lebih dari 200 orang datang untuk menjarah.
"Baju biasa semua, cuma pakai masker. Rata-rata pakai masker. Asing. Kita nggak ada yang kenal, orang asing," tutup Syamsul.
Dalam video penjarahan yang beredar, terdengar pula suara seorang wanita yang menguatkan Nafa Urbach bukan pemilik rumah tersebut.
"Ya Allah pak, baru bulan Februari, nyewa juga. Kasihan yang punya," kata wanita itu dalam video yang dibagikan akun Instagram @ fakta.jakarta.
Berita Terkait
-
Sahroni & Nafa Dinonaktifkan Nasdem, Warganet: HP Aja Bisa Dinonaktifkan
-
Salah Sasaran? Rumah yang Dijarah Massa Ternyata Tidak Ditinggali Nafa Urbach
-
Sahroni dan Nafa Urbach Tetap Digaji usai Dinonaktifkan sebagai Anggota DPR?
-
Sekuriti Rumah Nafa Urbach Tak Berkutik Dijarah Massa: Ngomong Sedikit Langsung Disekak
-
Rumah Dijarah Massa, Eko Patrio dan Uya Kuya Susul Sahroni-Nafa Urbach Mundur dari DPR
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
4 Oknum Polisi di Madiun Terlibat Kasus Peredaran Narkoba
-
Kejati Bengkulu Dalami Dugaan Mark Up Proyek PLTA, Dokumen Disita dari Tiga Lokasi
-
Refly Harun Bongkar 7 Keberatan di Kasus Ijazah Jokowi: Ijazah Asli Justru Makin Meragukan
-
Momen Haru Sidang Kasus Demo Agustus, Ayah Terdakwa Peluk Anak di PN Jakut
-
Rencana Wapres Gibran ke Yahukimo Terhenti, Laporan Intelijen Ungkap Risiko Fatal
-
Dubes WHO Yohei Sasakawa Sorot Fakta Pahit Kusta: Diskriminasi Lebih Menyakitkan dari Penyakitnya
-
Jerman, Prancis, Swedia dan Norwegia Kirim Militer ke Greenland, NATO Siap Hadang AS
-
Banjir Ancam Produksi Padi Lebak, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen Total
-
Ono Surono Dicecar KPK Soal Aliran Uang Korupsi Bupati Bekasi, Kapasitas Sebagai Ketua PDIP Jabar
-
Franciscus Sibarani: Aspirasi PerCa Jadi Bahan Revisi UU Kewarganegaraan