News / Nasional
Kamis, 08 Januari 2026 | 12:43 WIB
Massa buruh mulai berdatangan di dekat kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Kamis (8/1/2026). (Suara.com/ Dinda Pramesti K)
Baca 10 detik
  • Massa aksi berkumpul di dekat Monas, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026) menuntut revisi UMP DKI Jakarta 2026.
  • Tuntutan utama demonstran adalah revisi UMP DKI Jakarta 2026 menjadi 100 persen Kebutuhan Hidup Layak.
  • Sebanyak 1.659 personel gabungan dikerahkan mengamankan aksi unjuk rasa tersebut agar tetap kondusif.
Massa aksi dari berbagai elemen masyarakat mulai berdatangan di dekat kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Kamis (8/1/2026). (Suara.com/ Dinda Pramesti K)

“Kami hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang menyampaikan pendapat. Personel di lapangan tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional,” kata Reynold kepada wartawan.

Selain di kawasan Monas, kepolisian juga menyiagakan personel di sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pengamanan tambahan ini dilakukan untuk mengantisipasi pergerakan massa dari Komite Eksekutif Partai Buruh.

Reynold mengimbau peserta aksi menjaga ketertiban selama unjuk rasa berlangsung. Massa diminta tidak melakukan provokasi, tidak menutup akses jalan umum, serta menghindari tindakan anarkis.

“Agar massa aksi tidak melawan petugas dan bersama-sama menjaga ketertiban,” ujarnya.

Reporter: Dinda Pramesti K

Load More