- Seorang suami di Sleman menjadi tersangka setelah terlibat insiden dengan penjambret di dekat Maguwoharjo pada April 2025.
- Tersangka menabrak motor pelaku penjambretan hingga menyebabkan dua pelaku tewas di lokasi kejadian.
- Berkas kasus telah tahap dua ke Kejaksaan, dan suami kini berstatus tahanan luar dengan pengawasan gelang GPS.
"Setelah berapa bulan, April-Mei, sekitar setelah 2 sampai 3 bulan. Itu sudah ditetapkan jadi tersangka suami saya," tuturnya.
Arista mengaku ia dan suaminya tidak menempuh jalur praperadilan saat penetapan tersangka dilakukan beberapa bulan pascakejadian.
Hal ini dikarenakan adanya penjelasan dari pihak kepolisian yang meyakinkan mereka bahwa status tersebut hanyalah bagian dari mekanisme administrasi untuk penyelesaian kasus. Sehingga mereka menerimanya dengan pasrah.
"Saya enggak tahu ya kalau masalah itu (praperadilan). Intinya pada waktu ditetapkan tersangka itu saya dikasih tahu pak polisinya bahwasanya ini cuman prosedural aja, pertamanya bilangnya gitu," ucapnya.
"Ini memang proseduralnya gini. Jadinya enggak apa-apa nanti ditetapkan tersangka cuman untuk statusnya biar jelas kalau urusannya selesai. Makanya saya sama suami it's okay gitu lho," sambung Arista menirukan ucapan petugas kala itu.
Namun, kenyataan yang dihadapi kini justru memberatkan. Berkas perkara telah memasuki tahap dua atau pelimpahan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman.
Meski tidak ditahan di sel berkat permohonan istri, sang suami kini berstatus tahanan luar dan wajib mengenakan gelang GPS sebagai alat pengawasan elektronik.
"Kemarin itu Kejaksaan itu minta suami saya untuk ditahan. Saya ya spontan saya agak emosi ya, agak histeris saya di sana kemarin. Akhirnya diizinkan untuk boleh pulang tapi ya itu tadi, kakinya dipasang gelang GPS," terangnya.
Arista dan suami kini hanya bisa berharap pada hati nurani para penegak hukum. Ia menegaskan bahwa keluarganya tidak pernah memiliki catatan kriminal dan tindakan suaminya murni didasari naluri melindungi sang istri.
Baca Juga: Senjakala Lapak Permak Jin dan Sol Sepatu: Antara Kenangan Mahasiswa dan Harapan Baru Pasar Terban
"Saya harapannya ya suami saya dapat keadilan, karena itu bener-bener pure pembela, membela saya," tandasnya.
Keterangan Polisi
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Sleman, AKP Mulyanto, membenarkan bahwa kasus tersebut kini telah memasuki tahap dua, yakni pelimpahan tersangka dan barang bukti ke Kejari Sleman.
Ia menegaskan bahwa penetapan tersangka tidak dilakukan sembarangan. Melainkan sudah melalui serangkaian gelar perkara, pemeriksaan saksi, dan saksi ahli.
"Kami melakukan seperti ini (penetapan tersangka) untuk memberikan kepastian hukum terhadap tindak pidana yang ada ini. Jadi kalau kami nurutin apa namanya mungkin orang, 'oh, kasihan', mungkin ya, 'Oh kasihan terhadap ini, korban jambret. Kenapa jadi tersangka?'. Nah, tolong juga dipertimbangkan bahwasanya di situ ada korban meninggal dua," kata AKP Mulyanto saat dikonfirmasi, Kamis (22/1/2026).
Disampaikan Mulyanto, insiden tabrakan yang menyebabkan kematian adalah tindak pidana lalu lintas yang berdiri sendiri dan harus diproses. Laporan polisi yang dibuat pun merupakan Model A, yakni laporan temuan polisi bukan semata-mata aduan.
"Nah, di situlah unsur-unsur menurut kami sudah terpenuhi dan akhirnya kami menetapkan tersangka kepada yang bersangkutan," terangnya.
Terkait pasal yang disangkakan, polisi menerapkan pasal berlapis dalam Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) Nomor 22 Tahun 2009.
"Kalau nggak salah ya Pasal 310 masuk, Pasal 311 juga masuk. Intinya kecelakaan dan di situ ada unsur kesengajaan, kayaknya kita masukkan semua. Ancaman kalau 310 ayat 4 itu 6 tahun," tambahnya.
Pihak kepolisian pun menyerahkan sepenuhnya keputusan akhir kepada pengadilan.
"Kami tidak pada pihak siapa atau siapa tapi hanya ingin memberikan kepastian hukum terhadap perkara ini," tandasnya.
Berita Terkait
-
Senjakala Lapak Permak Jin dan Sol Sepatu: Antara Kenangan Mahasiswa dan Harapan Baru Pasar Terban
-
Viral Guru Honorer di Muaro Jambi Jadi Tersangka Gara-Gara Rambut Siswa, Kasus Kini Berakhir Damai
-
Penampakan Uang Rp2,6 Miliar dalam Karung dari OTT KPK Bupati Pati Sudewo
-
Duit Pemerasan Bupati Pati Disetor Pakai Karung, Isinya Sampai Recehan Rp10 Ribu
-
Doktif Pasang Syarat Damai dengan Richard Lee: Kembalikan Uang Ratusan Miliar ke Masyarakat
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah