- Presiden Prabowo menginstruksikan Kapolri, Panglima TNI, Kepala BIN, dan Menteri Keuangan bersinergi memberantas penyelundupan sebelum bertolak ke Rusia.
- Mandat tersebut memprioritaskan penindakan terhadap penyelundupan migas bersubsidi yang menyebabkan kerugian besar bagi anggaran pendapatan negara.
- Kapolri menerima kepercayaan penuh untuk memimpin upaya penegakan hukum guna menjaga stabilitas ekonomi serta memulihkan kepercayaan publik.
Suara.com - Analis politik senior Boni Hargens menilai arahan tegas Presiden Prabowo Subianto kepada empat pejabat utama negara mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memberantas penyelundupan.
Instruksi itu ditujukan kepada Kapolri, Panglima TNI, Kepala BIN, dan Menteri Keuangan untuk bersinergi melindungi pendapatan negara dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo sebelum bertolak ke Rusia pada Jumat (10/4/2026).
Dalam pernyataannya, Prabowo secara spesifik menekankan peran Kapolri Listyo Sigit Prabowo sebagai salah satu penerima mandat utama.
Boni Hargens menilai penunjukan itu sebagai sinyal kuat kepercayaan presiden terhadap institusi Polri.
Menurutnya, kepercayaan tersebut bukan sekadar penugasan teknis, tetapi juga pengakuan atas kapasitas dan loyalitas kepolisian.
“Tampaknya Kapolri Listyo Sigit memperoleh kepercayaan penuh dari Presiden Prabowo. Ini merupakan sinyal yang memantulkan sekaligus harapan terhadap institusi Polri dalam membantu pemerintah meningkatkan pendapatan negara,” ujar Hargens, Senin (13/4/2026).
Boni Hargens menegaskan, mandat langsung dari presiden memperkuat legitimasi Polri untuk bertindak tegas di lapangan.
Hal ini penting terutama dalam menghadapi jaringan penyelundupan yang terorganisir dan memiliki kekuatan finansial besar.
Baca Juga: Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul
Menurut Hargens, fokus penanganan saat ini mencakup penyelundupan minyak dan gas bersubsidi yang sangat rentan disalahgunakan.
Sektor ini berdampak langsung pada anggaran subsidi negara yang nilainya mencapai ratusan triliun rupiah setiap tahun.
“Polri telah dan terus menjalankan perintah presiden dengan fokus pada penanganan tindak pidana penyelundupan minyak dan gas bersubsidi,” tegasnya.
Boni menambahkan, penyelundupan BBM bersubsidi merupakan kejahatan ekonomi kompleks karena melibatkan jaringan luas, oknum lintas level, hingga koneksi lintas negara.
Dalam konteks ini, Polri dinilai memiliki peran strategis sebagai garda terdepan.
“Polri, dengan kapasitas intelijen kriminal dan kekuatan operasionalnya, menjadi ujung tombak dalam memutus rantai penyelundupan yang merugikan negara dan masyarakat,” kata Hargens.
Berita Terkait
-
Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi
-
Proyek Pedestrian Rasuna Said Mulai Bikin Macet, Pramono: Nggak Mungkin Bangun Tidak Ada Efek
-
Pengamat Sebut Demokrasi RI Tunjukkan Daya Tahan, Perbedaan Pendapat Dikelola Baik di Era Prabowo
-
Langit Indonesia Dijual? Sjafrie Sjamsoeddin Bakal Teken Akses Bebas untuk Militer AS
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru