- Gubernur Pramono Anung menyatakan Pemprov DKI Jakarta akan selalu mengikuti kebijakan penyesuaian harga BBM non-subsidi pemerintah pusat.
- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan tidak akan memberikan subsidi langsung kepada para pengguna kendaraan pribadi berbahan bakar non-subsidi.
- Pemprov DKI Jakarta mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik sebagai solusi jangka panjang menekan beban ekonomi akibat kenaikan BBM.
Suara.com - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi belakangan ini mulai memicu keluhan di kalangan masyarakat pengguna kendaraan pribadi di ibu kota.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan pernyataan tegas mengenai sikap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di masa mendatang terkait fluktuasi harga energi tersebut.
Pramono menegaskan bahwa urusan penentuan harga BBM sepenuhnya merupakan domain kebijakan pemerintah pusat.
Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta dipastikan akan selalu menyelaraskan diri dengan setiap keputusan yang diambil oleh kementerian terkait di tingkat nasional.
"Untuk BBM adalah kewenangan Pemerintah Pusat, sehingga berapapun yang dilakukan penyesuaian harga BBM non-subsidi, tentunya Pemerintah DKI Jakarta mengikuti itu," ujar Pramono kepada para wartawan, Minggu (19/4/2026).
Menurut Pramono, memberikan subsidi langsung kepada pengguna kendaraan pribadi BBM non-subsidi bukanlah langkah strategis.
"Sedangkan untuk subsidi kepada pengguna, tentunya Pemerintah DKI Jakarta tidak akan melakukan," tegasnya.
Sebagai gantinya, Pramono menawarkan visi jangka panjang yang lebih berkelanjutan. Ia meluncurkan berbagai terobosan yang bertujuan untuk mengubah pola konsumsi energi masyarakat, yakni dengan menekan ketergantungan pada kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi publik.
Pramono berpandangan bahwa cara terbaik untuk melindungi masyarakat dari dampak kenaikan harga BBM adalah dengan menyediakan alternatif mobilitas yang lebih murah, aman, dan efisien.
Baca Juga: Berhasil Jaring 6,5 Ton Ikan Sapu-Sapu, Pramono Anung Siapkan Skema Pembersihan Berkala
"Pemerintah DKI Jakarta akan melakukan terobosan agar orang yang menggunakan BBM non-subsidi ini semakin berkurang dengan cara mereka untuk mau naik transportasi umum," ujarnya.
Fokus utama baginya adalah menciptakan integrasi transportasi yang menyeluruh sehingga warga tidak lagi merasa perlu mengeluarkan biaya tinggi untuk bahan bakar.
Strategi ini, menurutnya, akan menjadi solusi untuk menekan beban ekonomi masyarakat akibat kenaikan BBM. (Tsabita Aulia)
Berita Terkait
-
Berhasil Jaring 6,5 Ton Ikan Sapu-Sapu, Pramono Anung Siapkan Skema Pembersihan Berkala
-
BBM Non Subsidi di Indonesia Apa Saja? Harganya Resmi Naik Per 18 April 2026
-
BBM Nonsubdisi Naik, Pemerintah Dinilai Sudah Sangat Hati-hati
-
BBM Apa Saja yang Naik Per 18 April 2026? Ini Daftar Harga Barunya di SPBU
-
Netizen Shock Harga Bensin Mendadak Naik, Dulu Rp1,4 Juta Kini Rp2,3 Juta
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Sunscreen Moell untuk Usia Berapa? Cek Klaim, Harga, dan Review Pembeli
-
UU Tipikor Dianggap Masih Abaikan Pemenuhan HAM, Kasus Eks Jampidsus hingga MBG Jadi Sorotan
-
Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp30 Jutaan, Selain Fitur AI Ada Apa Lagi?
-
Resmi Meluncur, Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra, Fold8, dan Flip8 Meluncur, AI Ubah Masa Depan HP Lipat
-
Kejutan Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Vozinha Gusur Unai Simon, Spanyol dan Prancis Dominan
-
Dibanding Beri Denda ke Pindar, KPPU Diminta Utamakan Pencegahan
-
Amankan Aksi Cipayung Plus dan Ojol, Polda Metro Turunkan Ratusan Personel di Jakpus
-
IHSG Bangkit Lagi di Awal Sesi ke Level 6.300, Pantau TPIA
-
Bisikan Tegas Pramono Anung ke Cak Imin: Orang yang Tinggalkan Partainya Nggak Pernah Jadi Besar
-
Mamuju Tengah Usulkan Lahan Baru Sekolah Rakyat