- Sufmi Dasco Ahmad memimpin rapat koordinasi di DPR RI pada 25 Mei 2026 untuk mempercepat rehabilitasi pascabencana Sumatera.
- Pemerintah melibatkan lintas sektoral termasuk menteri dan BUMN guna mengatasi kendala teknis pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak.
- Satgas telah menyelesaikan 357 unit hunian tetap dari total kebutuhan 39.335 unit yang tersebar di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Dalam kurun waktu hanya tiga hari, terdapat penambahan 109 unit huntap yang selesai dibangun, atau mengalami kenaikan produktivitas sebesar 43,9 persen.
Meskipun menunjukkan tren kenaikan, tantangan besar masih membentang di depan mata.
Pasalnya, total kebutuhan hunian tetap di tiga provinsi tersebut mencapai angka yang cukup fantastis, yakni 39.335 unit. Saat ini, sebanyak 996 unit tambahan masih dalam tahap konstruksi intensif.
Aceh Jadi Titik Fokus Utama Rekonstruksi
Dari data sebaran wilayah, Provinsi Aceh menjadi daerah dengan beban rehabilitasi terbesar. Kebutuhan hunian tetap di wilayah paling barat Indonesia ini mencapai 28.910 unit.
Hal ini menunjukkan skala kerusakan yang masif di wilayah tersebut, sehingga menuntut alokasi anggaran dan tenaga kerja yang lebih besar.
Sementara itu, Sumatera Utara menyusul dengan kebutuhan sebanyak 7.601 unit huntap, dan Sumatera Barat memerlukan 2.824 unit.
Perbedaan skala kebutuhan ini membuat DPR dan pemerintah harus jeli dalam menentukan skala prioritas distribusi bantuan dan pembangunan infrastruktur dasar seperti akses jalan, sanitasi, dan jaringan listrik di lokasi huntap yang baru.
Baca Juga: DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera
Berita Terkait
-
DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera
-
Dasco Sebut Pujian Prabowo untuk Megawati dan PDIP Keluar dari Lubuk Hati yang Paling Dalam
-
Prabowo Bacakan Langsung KEM-PPKF RAPBN di DPR, Ketua Komisi XI DPR: Bukan karena Rupiah Melemah
-
Dobrak Tradisi! Usai Disambut Puan, Prabowo Siap Paparkan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR
-
Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri