- Agustinus alias Reno mencabuli anak berusia 9 tahun di Kampung Kademangan, Tangerang Selatan, pada Minggu, 24 Mei 2026.
- Pelaku yang berada di bawah pengaruh minuman keras juga nekat mencuri ponsel milik warga saat berusaha melarikan diri.
- Warga yang marah menghakimi pelaku hingga terluka sebelum akhirnya dievakuasi oleh pihak kepolisian menuju Mapolsek Cisauk untuk diproses.
Suara.com - Keceriaan anak-anak yang sedang bermain hujan di Kampung Kademangan Bawah, Setu, Tangerang Selatan, berubah menjadi mimpi buruk pada Minggu (24/5/2026).
Seorang pria bernama Agustinus alias Reno (33) nekat melakukan aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur di tengah pengaruh alkohol.
Aksi bejat tersebut memicu kemarahan besar warga setempat. Reno nyaris kehilangan nyawa setelah menjadi bulan-bulanan massa sebelum akhirnya dievakuasi oleh pihak kepolisian.
Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, mengonfirmasi bahwa pelaku melancarkan aksinya saat kondisi kesadarannya terganggu akibat minuman keras jenis arak Bali.
“Orang dalam pengaruh miras yang diduga melakukan pencurian dan percobaan pelecehan terhadap anak yang telah diamankan warga,” ujar Dhady saat dikonfirmasi, Senin (25/5/2026).
Siasat 'Petak Umpet' di Tengah Hujan
Peristiwa bermula ketika Reno menenggak arak Bali bersama rekannya, Deni. Dalam kondisi mabuk berat, Reno keluar rumah untuk bermain hujan-hujanan.
Saat itulah, ia melihat sekumpulan anak-anak yang tengah asyik bermain air.
Pelaku kemudian mendekat dan mencoba mengakrabkan diri dengan mengajak anak-anak tersebut bermain petak umpet. Namun, ajakan itu ternyata hanya siasat licik untuk melancarkan nafsu bejatnya.
Baca Juga: Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati
“Melihat anak-anak sedang bermain hujan-hujanan pelaku kemudian mengajak mereka bermain petak umpet,” ungkap Dhady.
Berdasarkan keterangan saksi, di sela-sela permainan itulah Reno diduga memegang area kemaluan seorang bocah berusia 9 tahun.
Aksi tersebut lalu terlihat oleh salah satu orang tua korban yang langsung berteriak histeris meminta tolong.
Kabur dan Nekat Mencuri Ponsel
Sadar aksinya terbongkar, Reno langsung tunggang langgang melarikan diri dari kejaran warga. Dalam upaya pelariannya, ia nekat menyelinap ke salah satu rumah warga.
Bukannya bersembunyi dengan diam, pelaku justru sempat menggasak sebuah telepon genggam (HP) dari dalam rumah tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus