Suara.com - Ribuan rumah murah akan dibangun di Balikpapan, Kalimantan Timur. Pembangunan akan melibatkan Pemerintah Kota Balikpapan dan 14 pengembang perumahan di daerah setempat.
Rumah murah itu untuk pegawai negeri sipil, Polri, TNI dan masyarakat berpenghasilan rendah. Penandatanganan nota kesepahaman program rumah murah dilakukan Pemkot Balikpapan, PT Bank Tabungan Negara, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (APERSI).
Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Maurin Sitorus mengatakan alokasi program rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah, PNS, TNI, dan Polri tergantung kemampuan masing-masing daerah.
"Semakin banyak provinsi yang membangun rumah, maka alokasi rumah yang diberikan juga semakin banyak. Jadi, bukan pemerintah pusat yang menentukan jumlahnya," kata Maurin seusai penandatanganan nota kesepahaman di Balikpapan, Kamis (15/10/2015).
Untuk di Kota Balikpapan, rencananya dibangun sebanyak 3.500 unit rumah murah, namun tidak menutup kemungkinan jumlah unitnya akan bertambah. Program rumah murah yang dicanangkan pemerintah pusat diperuntukkan masyarakat dengan penghasilan maksimal Rp4 juta per bulan.
"Selain itu, pembeli rumah tersebut belum pernah mendapatkan bantuan subsidi perumahan dari manapun. Rumah juga harus ditempati, tidak boleh dikontrakkan atau disewakan, karena ada sanksi jika tidak menaati aturan," jelas Maurin.
Harga rumah murah tersebut mulai dari Rp120 juta hingga Rp130 juta per unit. Harga tersebut bisa diangsur setiap bulan dan harga juga bisa berubah setiap tahunnya tergantung kebijakan pihak terkait.
Sementara, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan program rumah murah di daerahnya merupakan wujud program 'Sejuta Rumah' yang telah dicanangkan pemerintah pusat beberapa waktu lalu.
"Saya kira ini program percepatan yang sangat menguntungkan dan pembangunannya kebanyakan di wilayah Utara Balikpapan, dengan syarat kepemilikan yang lebih mudah," kata Rizal. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
5 Sepatu Running Pria di Bawah Rp500 Ribu, Ada yang Cuma Rp100 Ribuan!
-
Pelibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak Bisa Berujung Resistensi Publik
-
Sudaryono Resmi Jadi Kepala BGN, Bawa Misi Zero Tolerance Korupsi
-
Review Ghost Buzzer: Horor Keluarga yang Nyaris Punah di Indonesia
-
5 Tips Menata Pintu Utama Rumah Sesuai Feng Shui dan Meningkatkan Energi Positif
-
Peran Guru Tak Lagi Sekadar Mengajar, Kini Ikut Bentuk Kebiasaan Finansial Siswa
-
Cushion OMG untuk Kulit Sawo Matang Shade Berapa? Ini Rekomendasinya Menurut Review
-
5 Langkah Mudah Merawat Jam Tangan Stainless Steel, Biar Tetap Kinclong
-
Daftar Harga Sewa iPhone di Jogja: Mulai Rp110 Ribu, Bisa Bikin Konten Estetik Seharian
-
Unik! Siswa Baru SMA Islam Al Azhar 9 Jogja Diajak Jajal Golf, MPLS Sekaligus Jaring Bibit Unggul