Presiden Joko Widodo melakukan blusukan di E-Walk Balikpapan Superblock pada Minggu malam (4/12/2016) di sela-sela kunjungan kerjanya di Kalimantan Timur.
Presiden yang didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung tiba di E-Walk Balikpapan Superblock sekitar pikul 20.15 Wita yang langsung disambut meriah para pengunjung mal itu.
Para pengunjung yang kaget dengan kedatangan Presiden Jokowi dan rombongan langsung mengabadikan dengan ponselnya walaupun harus berebut dengan pengunjung lainnya.
Presiden yang memakai jaket berwarna hijau juga sempat melayani foto bersama dengan para pengunjung sambil berkeliling di mal tersebut.
Jokowi sempat membeli sandal dan kaos dalam warna hitam. "Tadi beli sandal sama kaos dalem. Kaos dalemnya enam, sandalnya satu," ungkap Presiden kepada wartawan.
Presiden mengaku bahwa kaos dalam yang dibeli tersebut tiga untuk dirinya sendiri dan tiga lainnya untuk anaknya.
Jokowi mengaku kedatangannya ke E-Walk Balikpapan itu untuk melihat pergerakan perekonomian secara riil di Kalimantan Timur, terutama di Kota Balikpapan.
"Kita tahu semuanya bahwa harga komoditas sekarang ini turun, tapi ini sudah mulai bergerak naik sedikit mulai baik yang berhubungan dengan batubara, minyak juga sedikit naik, sehingga saya ingin memastikan lihat ekonomi di Kalimantan Timur, terutama di Balikpapan seperti apa," kata Jokowi.
Presiden mengungkapkan jika dilihat dari keramaian di pusat perbelanjaan menunjukkan telah menunjukkan optimisme pergerakan ekonomi yang positif.
"Ini bukan sebuah harapan, tapi optimisme yang ditunjukkan oleh masyarakat meskipun global ekonomi mengalami perlambatan tapi ekonomi kita fundamentalnya masih baik," kata Presiden.
Usai memberi keterangan kepada wartawan, Presiden Jokowi kembali melayani para pengunjung yang berebut untuk foto bersama. Sekitar pukul 21.30 Wita Presiden dan rombongan meninggalkan pusat perbelanjaan tersebut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten
-
Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas
-
Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN
-
OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum
-
Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel
-
Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah
-
Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT
-
Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z
-
Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI
-
Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu