Martin menjabat sebagai CEO GDP Venture sekaligus Direktur Teknologi Bisnis PT Djarum.
GDP Ventures tercatat telah menyuntikkan dana ke sejumlah startup ternama, di antaranya Kaskus, Mindtalk, Garasi.id, hingga Tiket.com, menunjukkan dominasi Grup Djarum di ekosistem digital Indonesia.
Armand Wahyudi Hartono, yang sebelumnya sempat menjabat berbagai posisi eksekutif di PT Djarum (termasuk Direktur Keuangan dan Kepala SDM), kini memegang posisi strategis sebagai Wakil Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) sejak 2016.
BBCA merupakan salah satu bank swasta terbesar di Indonesia dan menjadi salah satu aset paling berharga milik Grup Djarum.
Pada Juni lalu, Grup Djarum menambah portofolio bisnisnya ke sektor kesehatan, ditandai dengan pembelian saham jaringan Rumah Sakit Hermina, PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL).
Entitas usaha Grup Djarum, PT Dwimuria Investama Andalan, memborong 559.185.300 saham HEAL senilai Rp1 triliun. Saham yang dibeli tersebut merupakan hasil buyback saham yang dilaksanakan Hermina.
Secara keseluruhan, lima saham utama Grup Djarum di Bursa Efek Indonesia (BEI) meliputi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Global Digital Niaga Tbk (BELI), PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC), PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), dan PT Solusi Tunas Pratama (SUPR).
Menariknya, di luar bisnis keluarga, Victor Rachmat Hartono menikah dengan Amelia Santoso pada 2014. Amelia merupakan putri dari Benny Setiawan Santoso, yang juga bagian dari Grup Salim.
Benny Santoso saat ini menjabat sebagai Komisaris pada PT Fast Food Indonesia Tbk., Executive Director pada PT Salim Group, dan Komisaris pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk., memperkuat koneksi kekuasaan dua dinasti konglomerat besar di Indonesia.
Baca Juga: IHSG Terus Meroket, Betah Naik di Level 8.400
Pencekalan terhadap Victor Hartono oleh Kejagung kini secara langsung menyeret nama besar Grup Djarum dan menyoroti posisi strategis Victor yang memegang peran operasional harian perusahaan keluarga tersebut.
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
-
Bos Djarum Victor Hartono Terseret Kasus Dugaan Korupsi Tax Amnesty, Purbaya: Bukan Zaman Sekarang!
-
Kejagung Ungkap Status Victor Hartono, Anak Orang Terkaya Indonesia yang Dicekal dalam Kasus Korupsi
-
Djarum Buka Suara soal Pencekalan Victor Hartono dalam Kasus Dugaan Korupsi Tax Amnesty
-
IHSG Menguat Tipis Sore Ini, Apa Saja Saham yang Cuan
-
Karier dan Pendidikan Victor Rachmat Hartono: Bos PT Djarum
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai
-
Krisis Air Bersih Jadi Rem Pemulihan Ekonomi Pascabanjir Sumatera
-
Purbaya: Tahun Ini IHSG 10.000 Enggak Susah-susah Amat