- Harga minyak dunia terkoreksi lebih dari dua persen di pasar Asia pada Kamis, 15 Januari 2026 akibat pernyataan Presiden Trump.
- Penurunan harga dipicu meredanya ketegangan Iran, kenaikan signifikan cadangan minyak AS, dan peningkatan produksi Venezuela.
- Minyak Brent dan WTI turun signifikan, sementara prospek permintaan OPEC 2027 diprediksi stabil, berbeda dengan lonjakan impor China.
Berdasarkan informasi dari tiga sumber Reuters, Venezuela membatalkan kebijakan pemangkasan produksi yang sempat diberlakukan akibat embargo AS, seiring dengan dibukanya kembali jalur ekspor.
Terkait prospek permintaan, OPEC memprediksi pertumbuhan konsumsi minyak pada tahun 2027 akan stabil dan setara dengan tahun ini.
Data terbaru OPEC juga mengindikasikan pasar yang relatif seimbang pada tahun 2026, membantah proyeksi yang mengkhawatirkan terjadinya kelebihan pasokan besar-besaran.
Di sisi lain, China mencatat lonjakan impor minyak mentah yang signifikan sebesar 17 persen secara tahunan (year-on-year) pada Desember lalu.
Secara keseluruhan, impor tahun 2025 tumbuh 4,4 persen, di mana volume impor harian mencapai rekor tertinggi untuk bulan Desember maupun sepanjang tahun 2025.
Berita Terkait
-
Aksi Solidaritas untuk Venezuela di Kedubes Amerika
-
Purbaya Pede IHSG dan Rupiah Aman di Tengah Konflik AS-Venezuela
-
Konflik AS-Venezuela, Purbaya: Hukum Dunia Aneh, PBB Lemah Sekarang
-
Harga Minyak Dunia Justru Melorot di Tengah Panasnya Penangkapan Presiden Maduro
-
Klaim Belum Berdampak, ESDM: Sumber Minyak RI Bukan dari Venezuela
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
1 Juni 2026 Masa Transisi, Tapi Petinggi Danantara Sumberdaya Indonesia Belum Diumumkan
-
Prabowo Soroti Ketimpangan Ekonomi: RI Kaya Nikel hingga Emas, Rakyat Jangan Hanya Jadi Penonton
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Purbaya Minta Pegawai Kemenkeu Terapkan Nilai Pancasila untuk Kelola Keuangan Negara
-
Aturan DHE SDA Berlaku Hari Ini, Purbaya Minta Kepatuhan Repatriasi Wajib 100 Persen
-
Purbaya Rayu Eksportir lewat Insentif Jika Mau Simpan DHE SDA ke Bank Pemerintah
-
Rupiah Berhasil Menguat saat Hari Pancasila, tapi Masih Nyaman di Level Rp17.840
-
Riset LPEI: Indonesia Masih Pengekspor Minyak Kelapa Terbesar Kedua di Dunia
-
Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.799.000/Gram Hari Ini
-
IRESS: Masyarakat Lebih Butuh Listrik Andal daripada Kompensasi Blackout