- Kementerian PU membangun 24 sumur bor di Aceh Tamiang untuk memulihkan akses air bersih pascabencana, termasuk di Masjid Simpang Lhee.
- Pemulihan air bersih adalah fokus utama pascabencana untuk menjamin kebutuhan dasar masyarakat dan mengaktifkan kembali fasilitas penting.
- Pengeboran terus dilakukan di berbagai lokasi seperti kantor camat dan pesantren, dengan beberapa telah mencapai tahap konstruksi.
Hasil kajian menunjukkan potensi akuifer berada pada rentang 39–78 meter, sehingga lokasi ini diproyeksikan menjadi sumber air bersih bagi jamaah dan warga sekitar.
Pengeboran juga dilakukan di Kantor Datok Gampong Menanggini, Kecamatan Karang Baru.
Saat ini pekerjaan baru mencapai tahap pilot hole sedalam 25 meter dari rencana 60 meter, setelah sempat mengalami kendala teknis akibat kerusakan gearbox alat bor.
Di Pesantren Darul Mukhlisin, Kecamatan Karang Baru, pengeboran pilot hole telah mencapai kedalaman 96 meter dari target 100 meter.
Lokasi ini memiliki potensi akuifer di beberapa lapisan, sehingga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bersih di lingkungan pesantren.
Untuk fasilitas pendidikan, pengeboran juga dilakukan di TK Nurul Ikhlas Telaga Meuku II Sidomulyo, Kecamatan Banda Mulia. Pilot hole telah mencapai kedalaman 82 meter dan saat ini memasuki tahap persiapan konstruksi sumur.
Sementara itu, di Desa Matang Teupah, Kecamatan Bendahara, pengeboran pilot hole telah mencapai kedalaman 100 meter sesuai rencana dan dilanjutkan ke tahap konstruksi.
Pekerjaan serupa juga berlangsung di Desa Bandar Khalifah yang telah mencapai kedalaman 118 meter dari target 150 meter.
Di Desa Meurandeh, Kecamatan Manyak Payed, pengeboran pilot hole telah selesai pada kedalaman 92 meter.
Baca Juga: Fokus dari Hulu, Kementerian PU Bangun Puluhan Sabo Dam di Aceh
Sumur telah dikonstruksi dan saat ini memasuki tahap well development serta persiapan pemasangan pompa agar dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
Untuk memastikan ketepatan titik pengeboran, Kementerian PU turut melakukan survei geolistrik di sejumlah lokasi, termasuk Desa Gelung, Meurandeh, Tenggulun, Padang Linggis, Pante Cempa, hingga Bandar Khalifah Hulu.
Survei tambahan juga dilaksanakan pada 10 Januari 2026 di beberapa lokasi usulan baru sebagai antisipasi kebutuhan air bersih ke depan.
Berita Terkait
-
PU Percepat Penanganan Banjir Aceh Tamiang, 36 Alat Berat Dikerahkan
-
Kementerian PU Tancap Gas Pulihkan Sanitasi Pascabencana, TPA Rantau Disiapkan Permanen
-
Jalur Langsa - Kuala Simpang Kembali Fungsional, Konektivitas Aceh-Sumut Berangsur Normal
-
Cek Jembatan Kembar Margayasa Pascabencana, Kementerian PU Bakal Perkuat Tebing Batang Anai
-
Nadi Logistik Pulih! Jalur Khusus Bireuen Aceh Utara Kembali Terhubung, Ekonomi Lintas Timur Bangkit
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah
-
Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi
-
Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS
-
Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik
-
Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah
-
Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya