Suara.com - Musim kampanye memang belum mulai, tapi perang mulut antar dua kubu antara bakal capres cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, justru sudah dimulai sebelum resmi ditetapkan sebagai capres cawapres oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Setidaknya ada tiga hal diantara para pendukung, bahkan sesekali komentar dari capres untuk menyindir lawannya yang akan berlaga dalam ajang Pemilihan Presiden 9 Juli 2014 mendatang. Inilah tiga soal yang kerap ramai saling bantah antar dua kubu.
1. Petugas Partai
Sindiran soal capres petugas partai ini pertama kali dilemparkan oleh capres Prabowo di berbagai kesempatan saat dia berpidato di depan ormas dan di hadapan enam partai pendukungnya.
Tak mau kalah, tangan kanan Prabowo, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon juga rajin menyindir di akun twitternya dengan menyebut Jokowi sebagai petugas partai dan memuji Prabowo adalah presiden independen pilihan rakyat.
“Cuma ada dua capres: capres mandiri pilihan rakyat atau capres PETUGAS PARTAI. Pilihan mudah, Insya Allah!” tulis Fadli di akun twitter miliknya.
Sementara, Puan Maharani yang kini ditunjuk sebagai Badan Pemenangan Pemilu Jokowi-JK membantahnya kalau Jokowi bukan petugas partai, melainkan hanya perwakilan partai.
“Mandat partai menugaskan, mandat yang diberikan Ketum itu adalah menunjuk orang jadi capres dari PDI Perjuangan. Mandat itu diberikan kepada Jokowi sebagai petugas partai. Tapi Pak Jokowi harus paham sebagai penugasan beliau itu adalah mewakili PDI Perjuangan,” kata Puan di kediaman Megawati, Menteng, Jakarta (15/5/2014).
2. Seragam
Kali ini sindirian justru dilemparkan langsung oleh Jokowi saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Partai Nasional Demokrat (Nasdem) di Hotel Mercure, Jakarta, Selasa (26/5/2014).
Jokowi menyebut kalau kemeja putih yang digunakan pasangan Prabowo-Hatta meniru gayanya yang doyan mengenakan kemeja putih polos.
“Kemarin kan kita pakai putih putih, eh di sana itu juga pakai putih-putih. Trend setternya itu kita sebenernya,” seru Jokowi saat mengawali pidato.
Kini gantian kubur Prabowo lewat Fadli Zon yang membantah.
“Rupanya @jokowi_do2 kurang informasi. Baju putih itu seragam @Gerindra Sejak 2008. Jd Sejak itu @Prabowo08 pakai baju putih. Siapa jiplak?” tulis Fadli, masih dari akun twitternya.
3. Soal bagi-bagi kursi menteri
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
Terkini
-
Viral Gunungan Sampah di Cakung Barat, Kelurahan Kerahkan Petugas dan Tutup TPS Liar
-
Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat
-
Pasar Baru Bakal Dijadikan Myeongdong Versi Jakarta
-
Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional
-
Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!
-
Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan
-
Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar
-
Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya