Sharky Jama. (7yirmidorthaber)
Seorang mantan model dan DJ asal Australia tewas terbunuh dalam peperangan kelompok radikal ISIS di Suriah. Dia adalah militan ISIS.
Model yang bermukim di Melbourne itu bernama Sharky Jama. Lelaki kulit hitam itu berusia 25 tahun. Presiden Somali Australian Council of Victoria, Hussein Harakow mengetahui kematian Jama dari pihak keluarga.
"Mereka sangat terkejut dan sangat kecewa," kata Harakow.
Jama bergabung dengan ISIS sejak Agustus tahun lalu. Dia berangkat ke Irak dan bergabung dengan ISIS. Senin (13/4/2015) lalu Jama diberitakan mati tertembak. Kematian Jama diketahui setelah keluarga menghubungi teman-teman Jama.
"Dia tidak pernah menjelaskan apa yang terjadi di sana atau apa yang dia lakukan. Keluarga dia hidup sederhana. Mereka tidak pernah membicarakan hal-hal," jelas Harakow.
Sementara Kementerian Luar Negeri dan perdagangan Australia tidak bisa memastikan kebenaran kematian warganya. Sebab akses Australia di Suria dan Irak terbatas.
"Karena situasi keamanan yang sangat berbahaya, bantuan konsuler tidak lagi tersedia di Suriah," demikian pernyataan Kemenlu Australia.
Sebelumnya Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop mengatakan ada 90 warga Australia berada di Irak dan Suriah untu berjuang dengan ISIS. Sebanyak 20 warga Australia lainnya terkonfirmasi tewas dalam perang. (CNN)
Model yang bermukim di Melbourne itu bernama Sharky Jama. Lelaki kulit hitam itu berusia 25 tahun. Presiden Somali Australian Council of Victoria, Hussein Harakow mengetahui kematian Jama dari pihak keluarga.
"Mereka sangat terkejut dan sangat kecewa," kata Harakow.
Jama bergabung dengan ISIS sejak Agustus tahun lalu. Dia berangkat ke Irak dan bergabung dengan ISIS. Senin (13/4/2015) lalu Jama diberitakan mati tertembak. Kematian Jama diketahui setelah keluarga menghubungi teman-teman Jama.
"Dia tidak pernah menjelaskan apa yang terjadi di sana atau apa yang dia lakukan. Keluarga dia hidup sederhana. Mereka tidak pernah membicarakan hal-hal," jelas Harakow.
Sementara Kementerian Luar Negeri dan perdagangan Australia tidak bisa memastikan kebenaran kematian warganya. Sebab akses Australia di Suria dan Irak terbatas.
"Karena situasi keamanan yang sangat berbahaya, bantuan konsuler tidak lagi tersedia di Suriah," demikian pernyataan Kemenlu Australia.
Sebelumnya Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop mengatakan ada 90 warga Australia berada di Irak dan Suriah untu berjuang dengan ISIS. Sebanyak 20 warga Australia lainnya terkonfirmasi tewas dalam perang. (CNN)
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak
-
Ramadan Ramah Anak di Masjid Sunda Kelapa: Cara Seru Tanamkan Cinta Masjid Sejak Dini
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?