Suara.com - Ketua Tim Hukum pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra membacakan terjemahan surat An-Nisa ayat 135 sebagai pembuka pembacaan keterangan jawaban atas permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 yang digugat Tim Hukum Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
Terjemahan ayat suci Alquran itu dibacakan Yusril dalam sidang lanjutan PHPU Pilpres 2019 yang digelar di Mahkamah Konsstitusi pada Selasa (18/6/2019) hari ini.
Sebelum membacakan keterangan jawaban selaku pihak terkait, Yusril lebih dulu membacakan terjemahan tiga ayat suci Alquran. Hal itu, dilakukan Yusril untuk menunjukkan bahwa Alquran sebagai kitab suci umat Islam itu telah memberikan pedoman dan bimbingan mengenai pembentukan mahkamah untuk memutuskan berbagai perselisihan dalam kehidupan demokrasi sebuah negara modern.
Terjemahan tiga ayat suci yang dibacakan Yusril yakni surah An-Nisa ayat 58, surah An-Nisa ayat 135, dan surah Al-Maidah ayat 8.
"Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kalian penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah, walaupun terhadap dirimu sendiri atau terhadap kedua orang tuamu. Jika mereka kaya atau miskin, maka Allah lebih tahu akan kemaslahatannya. Maka janganlah kalian mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kalian memutar-balikkan kata-kata atau enggan menjadi saksi, maka ketahuilah bahwa Allah Maha Teliti terhadap segala sesuatu yang kalian kerjakan” tutur Yusril saat membacakan terjemahan surah An-Nisa ayat 135 dalan ruang sidang MK.
Berkenaan dengan itu, Yusril menyampaikan bahwasanya terjemahan ayat yang dibacakannya itu tertera di depan Ruang Sidang Mahkamah Konstitusi.
"Sebagaimana ayat tersebut terdapat di depan ruang sidang," ujarnya.
Dari pantauan Suara.com, kaligrafi ayat suci Alquran yang dibacakan Yusril tersebut memang terpasang pada bagian balkon lantai tiga Gedung Mahkamah Konsitusi.
Kaligrafi ayat yang dibuat di atas kayu itu tampak menempel mengikuti kontur balkon yang menyerupai seperempat lingkaran. Selain itu, juga tampak terjemahan ayat tersebut dengan tulisan berwarna abu-abu. Pada bagian sudut sebelah kiri tercantum ukiran yang memuat keterangan terkait Surah An-Nisa ayat 135.
Baca Juga: Jawab Gugatan Prabowo, Tim Hukum Jokowi Kutip Surat Al Baqarah 216
Berita Terkait
-
Kuasa Hukum KPU: Klaim Kemenangan Prabowo - Sandi Sumbernya Tak Jelas
-
Jawab Gugatan Prabowo, Tim Hukum Jokowi Kutip Surat Al Baqarah 216
-
Singgung Surat Al Hajj Prabowo, Yusril: Bukan Perselisihan Konsep Ketuhanan
-
KPU Minta Majelis Hakim MK Terima Hasil Penetapan Pemilu 2019
-
Di Sidang MK, KPU Tolak Perbaikan Berkas Kubu Prabowo
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026
-
BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi
-
Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar