Suara.com - Gejolak politik yang saat ini dipertontonkan di parlemen mengkhawatirkan kalangan industri dan investor. Optimisme yang mencuat tinggi dengan aksi pembelian bersih investor asing secara kumulatif sebesar Rp57,26 triliun pasca terpilihnya Joko Widodo – Jusuf kalla sebagai presiden mendadak berbalik arah pascapemilihan ketua DPR.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Mineral Indonesia (Apemindo), Poltak Sitanggang mengatakan, aksi jual investor asing secara kumulatif tercatat Rp46,596 triliun yang terjadi sejak UU Pilkada ditetapkan dan mencapai puncaknya saat Ketua DPR RI dilantik. Hal yang sama terlihat di indeks IHSG dan nilai tukar rupiah di bursa yang mengalami penurunan drastis.
“Bagi industri pertambangan, situasi ini merupakan isyarat nyata bahwa politik yang gaduh dan kisruh politik yang berkepanjangan di parlemen akan memicu ketidakpercayaan investor dan dunia usaha terhadap kepastian berusaha dan berinvestasi di dalam negeri. Arogansi kekuasaan yang terlihat jelas di gedung DPR / MPR RI dan dipertontonkan membuat kalangan investor yang semula percaya bahwa iklim usaha di negeri ini akan semakin baik di era Jokowi-JK berubah drastis dengan komposisi Parlemen yang terlihat jelas dikuasai oleh oposisi pemerintah,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima suara.com, Kamis (9/10/2014).
Poltak mengatakan, sektor energi dan industri pertambangan masih menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Karena itu, rusaknya iklim investasi dan munculnya ketidakpercayaan investor terhadap kepastian berusaha di negeri ini akan berdampak besar terhadap upaya pemerintah mewujudkan kedaulatan energi.
“Keinginan Jokowi-JK untuk membangun Indonesia yang berdaulat di bidang energi dengan melakukan industrialisasi dan merampungkan hilirisasi di sektor pertambangan dan migas praktis terhambat karena mundurnya para investor. Penguasaan SDA Indonesia yang saat ini praktis didominasi oleh kekuatan lama pemodal asing akan semakin sulit tergusur,” lanjutnya.
Apemindo, kata Poltak, maupun kalangan pengusaha pertambangan, membutuhkan iklim usaha yang kondusif dan jaminan investasi. Dia yakin dengan pemerintahan yang bersih yang akan diwujudkan oleh Jokowi-JK dalam struktur kabinetnya serta program-program yang maju yang pro perubahan dan pro penguatan industri nasional akan mampu membuat Indonesia berdaulat di semua sektor.
Berita Terkait
-
Purbaya Ungkap Tujuan PFII, Tarik Investasi Asing hingga Biayai Sektor Riil
-
Geser Singapura, Hong Kong Jadi Investor Terbesar Indonesia pada Kuartal II 2026
-
Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja
-
Mengapa Rupiah Melemah saat Mata Uang Lain Menguat? Investor Tak Percaya Pemerintah!
-
BI: Investasi Asing Rp1,6 Miliar Dolar AS Masuk via SBN dan SRBI
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas
-
Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN
-
Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum
-
Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat
-
Habiskan Malam Panjang di Ibu Kota: Intip 5 Cara Menikmati Jakarta hingga Dini Hari di PIK
-
Dari Susu Jadi Yogurt Berkualitas, Transformasi Peternak Karanglo Naik Kelas Bersama BRI