Suara.com - PT BNP Paribas Investment Partners (PT BNPP IP) umumkan akses berinvestasi #AkuBisaInvestasi. Akses ini merupakan investasi reksa dana lewat aplikasi pulsa selular pertama dan satu-satunya di Indonesia telah aktif mulai Senin (31/10/2016).
Layanan ini bisa diaktifkan melalui aplikasi Dompetku dari Indosat Ooredoo. #AkuBisaInvestasi merupakan wujud nyata dukungan BNPP IP terhadap bulan inklusi keuangan dan pencanangan hari menabung nasional yang ditetapkan setiap 31 Oktober oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
Vivian Secakusuma, Presiden Direktur, PT BNPP IP mengatakan, pencanangan hari menabung nasional merupakan langkah penting bagi Indonesia untuk mempercepat inklusi keuangan.
"Kami mendukung penuh inisiatif strategis tersebut lewat cara baru untuk berinvestasi reksa dana, yaitu inisiatif akses #AkuBisaInvestasi, karena memberi akses berinvestasi seluas-luasnya bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia," ujarnya dalam keterangan resminya, Selasa (1/11/2016).
Sebenarnya akses #AkuBisaInvestasi telah diperkenalkan sejak 25 Oktober lalu dan mulai aktif Senin kemarin.
"Kami sangat senang dan bangga dapat memperluas akses investasi bagi masyarakat Indonesia sehingga dapat memanfaatkannya sebagai bagian dari perencanaan keuangan mereka,” tambahnya.
Mulai 31 Oktober, bersamaan dengan pencanangan hari menabung nasional, calon investor dapat menggunakan smartphone mereka untuk membeli reksa dana dengan cara yang amat mudah. Cukup mengunduh aplikasi Dompetku, pilih menu investasi lalu ikuti petunjuknya.
BNPP IP tidak hanya mempermudah cara pembeliannya saja, namun juga dari cara pembukaan rekening hingga pembayarannya, yang cukup menggunakan Dompetku untuk membeli atau mencairkan reksa dana. Semuanya sesuai peraturan berinvestasi yang berlaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten
-
Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas
-
Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN
-
OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum
-
Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel
-
Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah
-
Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT
-
Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z
-
Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI
-
Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu