Suara.com - Penggunaan dana Pemulihan Ekonomi Nasional di sektor kesehatan mencapai Rp116,82 triliun atau mencapai 54,3 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp214,96 triliun.
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan penggunaan dana PEN di sektor kesehatan ini untuk berbagai macam seperti pembangunan rumah sakit darurat di Asrama Haji Pondok Gede dan Pademangan.
Dana PEN sektor kesehatan ini digunakan untuk paket obat untuk masyarakat dan penebalan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
"Kita juga biaya perawatan pasien untuk 580 ribu lebih pasien, mungkin saat kita ada serangan dari varian delta pernah ada 500 ribu aktif pasien yang kita tangani pada satu hari tertentu, ini biaya yang kita keluarkan," ujar Suahasil, Selasa (26/10/2021).
Dana PEN juga digunakan untuk insentif tenaga kesehatan (nakes) untuk 1,26 juta nakes pusat dan santuan kematian untuk 446 nakes.
"Lalu, digunakan untuk pengadaan 121,41 juta dosis vaksin, serta bantuan iuran JKN untuk 34,71 juta orang," kata dia.
Namun demikian, Suahasil menyebut dana PEN ini akan ada pergerakan, karena pemerintah tengah menghitung biaya perawatan setelah Indonesia diserang oleh varian delta Covid-19.
"Ini, akan difinalkan dan masukan ke dalam PEN yang tentu ada pergeseran. Nanti pada waktunya akan disampaikan," kata Suahasil.
Baca Juga: Bangun Jalan Hingga Jembatan, Bengkayang Ambil Pinjaman di PEN Rp 250 Miliar
Berita Terkait
-
Purbaya Umumkan Daftar 20 Calon Anggota Dewan Komisioner OJK, Tak Ada Suahasil-Misbakhun
-
Kemenkeu Ungkap MBG Sudah Serap Anggaran Rp 36,6 Triliun per 21 Februari
-
Bea Cukai Tindak 249 Juta Rokok Ilegal di Januari 2026
-
Penerimaan Bea Cukai Anjlok 14% Jadi Rp 22,6 Triliun di Januari 2026
-
Penerimaan Pajak Naik 30,7% di Awal 2026, Negara Kantongi Rp 116,2 Triliun
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Harga Plastik Melonjak, Komisi XII DPR Koordinasi dengan Kemenperin
-
Harga Pangan Bergerak Liar, Bawang Naik Tajam, Cabai Ambruk
-
Bahlil Jamin LPG Tak Langka, Stok Sudah di Atas 10 Hari
-
Kurs Rupiah Hari Ini : Melemah ke Rp17.043 per Dolar AS
-
Harga Emas Antam Turun Drastis, Kembali Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram
-
Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi, Tapi di Bawah USD 100/Barel
-
IHSG Terkoreksi Pagi Ini ke Level 7.238, Tapi Diproyeksi Menguat
-
Presiden Prabowo Akan Bentuk Pusat Finansial Khusus di Bali, Tarik Investasi Asing
-
Marak Investor Bodong, SIPF Ingin Perluas Kewenangan dan Jaga Dana Pemodal
-
Tak Cukup Satu Gaji, Fenomena 'Side Hustle' Picu Geliat Bisnis Franchise di FLEI 2026