Proyek normalisasi Kali Ciliwung di Kelurahan Bukit Duri, Jakarta, Senin (9/1).
Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memastikan program penertiban bangunan yang menempati pinggiran Sungai Ciliwung tetap sesuai rencana. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya normalisasi sungai untuk mencegah banjir. Tapi, Ahok memastikan penertiban dilakukan setelah rumah susun selesai dibangun pemerintah. Rumah susun merupakan kompensasi buat warga yang terkena proyek.
"Tergantung rusunnya siap apa nggak, kalau rusunnya siap tetep kita teruskan normalisasi sungai," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/4/2017).
Ahok meyakini pemerintah segera dapat merampungkan pembangunan dua ribu unit rusunawa.
"Kalau lihat dari progress, harusnya siap sampai 2.000 (unit) mungkin, saya nggak tahu berapa tempat. Kami akan penertiban terus begitu rusun siap," kata Ahok.
Ahok mengatakan proyek normalisasi harus berjalan sesuai dengan rencana. Proyek ini merupakan bagian dari rencana besar untuk menata Ibu Kota menjadi kawasan yang rapi dan sehat serta tentu saja tetap memberikan kompensasi tempat tinggal yang layak buat warga yang terkena program.
"Pokoknya selama rusunnya siap pasti penertiban, karena kita nggak mau normalisasi Sungai Ciliwung terhenti. Kalau ada rumah susun siap juga kita gusur hari ini," kata Ahok.
Ahok mengatakan proyek normalisasi sungai telah berjalan mencapai 50 persen. Sekarang, kondisi Sungai Ciliwung, kata Ahok, jauh lebih bersih.
"Kamu lihat aja sekarang kali Ciliwung ikan mas saja sudah hidup, berarti kan udah berhasil. Yang alami juga kita sudah lakukan, berarti udah bagus," katanya.
"Tergantung rusunnya siap apa nggak, kalau rusunnya siap tetep kita teruskan normalisasi sungai," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/4/2017).
Ahok meyakini pemerintah segera dapat merampungkan pembangunan dua ribu unit rusunawa.
"Kalau lihat dari progress, harusnya siap sampai 2.000 (unit) mungkin, saya nggak tahu berapa tempat. Kami akan penertiban terus begitu rusun siap," kata Ahok.
Ahok mengatakan proyek normalisasi harus berjalan sesuai dengan rencana. Proyek ini merupakan bagian dari rencana besar untuk menata Ibu Kota menjadi kawasan yang rapi dan sehat serta tentu saja tetap memberikan kompensasi tempat tinggal yang layak buat warga yang terkena program.
"Pokoknya selama rusunnya siap pasti penertiban, karena kita nggak mau normalisasi Sungai Ciliwung terhenti. Kalau ada rumah susun siap juga kita gusur hari ini," kata Ahok.
Ahok mengatakan proyek normalisasi sungai telah berjalan mencapai 50 persen. Sekarang, kondisi Sungai Ciliwung, kata Ahok, jauh lebih bersih.
"Kamu lihat aja sekarang kali Ciliwung ikan mas saja sudah hidup, berarti kan udah berhasil. Yang alami juga kita sudah lakukan, berarti udah bagus," katanya.
Komentar
Berita Terkait
-
Ahok Buka Suara Soal Kericuhan di Belitung Timur: Harga Beli Timah Harus Sesuai Pasar
-
Pancasakti Run 2026 Diikuti 5.000 Peserta, Ditargetkan Jadi 8.000 pada 2027
-
Lawan Praktik Calo, Pemprov DKI Buka Posko Pengaduan untuk Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung
-
Kejar Tenggat Akhir Tahun, Normalisasi Ciliwung Disebut Tinggal Selangkah Lagi
-
AHY Tegur Keras Pejabat yang 'Ngeloyor' Pergi saat Dirinya Berbicara: 'Anda Dengarkan Saya Dulu!
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana